The Effect of Occupational Safety and Health on Performance Through the Mediating Variable of Discipline on Employees of PT. Energi Mega Persada Bentu-Korinci Baru Limited

Authors

  • Zulkifli Zulkifli Department of Management, Faculty of Economics and Business, University of Riau
  • Zulfadil Zulfadil Department of Management, Faculty of Economics and Business, University of Riau
  • Deny Setiawan Department of Management, Faculty of Economics and Business, University of Riau

DOI:

https://doi.org/10.31258/ijesh.8.3.267-288

Keywords:

Occupational Safety and Health, Performance, Discipline, Work Ethics and Employee Performance

Abstract

The purpose of this study is to determine and analyze the effect of occupational safety and health on performance through discipline variables as mediation in Energi Mega Persada Bentu-Korinci Baru Limited employees. The method used in this study is quantitative descriptive. The data collection technique used is by using a structured questionnaire. A structured questionnaire was conducted to obtain information from respondents about the Effect of Occupational Safety and Health on Performance Through Discipline Variables as Mediation in Energi Mega Persada Bentu-Korinci Baru Limited Employees. The population in this study were all Energi Mega Persada Bentu-Korinci Baru Limited Employees totaling 160 people. In this study, the Probability Sampling technique was used with sampling carried out using the census method where the entire population was sampled using the SEM technique. The results of this study indicate that Occupational Safety has a significant effect on work discipline. Occupational health has a significant effect on work discipline. Occupational safety has a significant effect on employee performance. This means that the company has provided work tools for Safety, Health & Environment where employees work where warning signs are always given so that employee performance can improve. Occupational health has a significant effect on employee performance. Work discipline has a significant effect on employee performance. This means that employees are very disciplined in working to comply with the rules that have been agreed upon together so that it improves employee performance. Occupational safety has a positive and significant effect on employee performance through work discipline. This means that with the increasing level of employee work discipline and supported by complete equipment in working, it will improve employee performance. Occupational health has a positive and significant effect on employee performance through work discipline. This means that the work discipline of employees always enters with working hours in accordance with company regulations and is supported by routine checks on employees so that it can improve employee performance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A.A. Anwar Prabu Mangkunegara. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung Remaja Rosdakarya

Alfa Omega Hutagalung & Zulfa Fitri Ikatrinasari. (2018). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Cleaning Service PT. X Di Jakarta. 1181

Atika Putri. (2021). Pengaruh Keselamatan Kesehatan Kerja (K3), Motivasi Dan Kedisiplinan Kerja Kinerja Terhadap Karyawan Pt Inkabiz Indonesia.

Depkes RI, (2009). Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS). Jakarta.

Hasibuan, Melayu S.P. (2015). Manajemen Dasar, Pengertian Dan Masalah. Edisi Revisi. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Jumanto & Ade Parlaungan Nasution. (2017). Efek Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Sumitomo.

Kamelia Sholikha. (2019). Pengaruh Penerapan K3, Stres Kerja, Stres Kerja Dan Disiplin Kerja Kinerja Terhadap Karyawan Departemen Hammer Forging PT.Sankei GoshsyuIndustries Cikarang. 1182 Jurnal Ilmu Terapan Formosa (FJAS) 1(6), 2022: 1169-1184

Kepmenkes RI Nomor: 1087/Menkes/SK/VIII/2010 tentang Standar K3 di Rumah Sakit. Jakarta: Direktorat Bina Kesehatan Kerja.

Kepmenkes RI Nomor: 432/Menkes/SK/VI/2007 tentang Pedoman Manajemen K3 di Rumah Sakit. Jakarta

Konradus, D. (2012). Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Membangun SDM Pekerja yang Sehat, Produktif dan Kompetitif. Jakarta: Bangka Adinatha Mulia.

Maharani Ikaningtyas, Dkk. (2019). Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 13. Pengaruh K3 Dan Motivasi Kinerja Terhadap Karyawan Pada Pt. Ytl Paiton-Jawa Timur.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: Per. 05/Men/1996 tentang Pedoman Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta

Pupung Purnamasari. (2017). Pengaruh Kesehatan Dan Keselamatan Kerja(K3) Terhadap KinerjaKaryawan Pt.Bekaert Indonesia Plant Karawang.

Rina Yuliani. (2019). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt.Kiyokuni Indonesia.

Sri Harini, Dkk. (2019). Jurnal Visionida, Vol. 5, No.2. Pengaruh K3 Dan Pengawasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Operasional Pada Pt. Xyz Di Bogor.

Surya Bakti. (2019). Pengaruh Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Pt. Sinar Perdana Caraka Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir.

Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan

Achmad. (2017). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak berpengaruh terhadap disiplin kinerja.

Ade parlaungan. (2017). Disiplin kerja berpengaruh sighnifikan positif terhadap kinerja karyawan.

Aprilianti, Hussin & Paino. (2012). Kesehatan kerja adalah bagian dari ilmu kesehatan yang bertujuan agar tenaga kerja memperoleh keadaan kesehatan yang sempeurna baik fisik, mental maupun sosial.

Arka & Dwi. (2016). Bahwa terdapat pengaruh yang sighnifikan antara disiplin kerja terhadap kinerja karyawan.

Asmui, Hussin & Paino. (2012). Kesehatan kerja adalah sebagian dari ilmu kesehatan yang bertujuan agar tenaga kerja memperoleh keadaan kesehatan yang sempurna baik fisik, mental maupun sosial.

Buntari & Shrimp. (2015). Disiplin kerja berpengaruh positife dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Dharmawan. (2016). Semakin disiplin, maka semakin tinggi kinerja karyawan pegawai dan mempermudah organisasi dalam mencapai tujuan.

Elphiana E. G, &Yuliansyah M. Diah. (2017). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai suatu kegiatan yang menjamin terciptanya kondisi kerja yang aman.

Frans. (2015). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Hamzah & Oktarina. (2015). Keselamatan dan Kesehatan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Handayani Bachri & Alim. (2014). Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja karyawan.

Hidayat & Wahyuni. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan Kinerja Karyawan.

Jaya Putra & Sriathi. (2020). Keselamatan dan Kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Larasati. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan melindungi pekerja atau masyarakat agar mendapatkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.

Latainer in Sutrisno. (2019). Menyatakan indikator yang dapat digunakan untuk mengkaji disiplin kerja karyawan.

Lussier. (2015). Faktor higiene pimpinan mampu memotivasi seseorang untuk keluar dari ketidakpuasan termasuk didalamnya adalah hubungan manusia.

Malthis dan Jackson. (2012). Kinerja prestasi atau hasil kerja.

Malthis dan Jackson. (2013). Kinerja karyawan pada dasarnya adalah apa yang dilakukan atau tidak dilakukan oleh karyawan.

Malthis dan Jackson. (2002). Disiplin Karayawan adalah suatu penerapan modifikasi perilaku untuk karyawan bermasalah atau karyawan yang tidak produktif.

Moenir. (2014). Dimensi indikator keselamatan kerja antara lain yaitu; lingkungan kerja secara fisik dan Lingkungan kerja sosial psikologis secara psikologis.

Mondy. (2016). Disiplin adalah kondisi kendali diri pegawai atau karyawan dan perilaku tertib yang menunjukkan tingkat kerja sama yang sesungguhnya dalam suatu organisasi dilakukan secara terus menerus.

Romualdus. (2021). Menghasilkan disiplin secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja.

Ruky. (2015). Kinerja adalah catatan tentang hasil-hasil yang diperoleh dari fungsi-fungsi pekerjaan tertentu atau kegiatan tertentu selama kurun waktu tertentu.

Suarni. (2016). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.

Susanti. (2018). Disiplin Kerja memiliki dampak positif yang signifkan terhadap kinerja.

Suwardi dan Daryanto. (2018). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yaitu suatu upaya dalam mengurangi resiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang padad hakikatnya tidak bisa dipisahkan antara Keselamatan dan kesehatan kerja, PT.Santosa Utama Lestari Moyo.

Veithzal. (2017). Kinerja merupakan perilaku yang nyata ditampilkan setiap orang sebagai prestasi kerja yang dihasilkan oleh karyawan seseuai dalam peran perusahaan.

Widayatama et al. (2019). Keselamatan dan Kesehatan Kerja memiliki kontribusi positif dalam meningkatkan kinerja karyawan.

Wilson Bangun. (2016). Kinerja sebagai hasil pekerjaan yang dicapai seseorang berdasarkan persyaratan-persyaratan pekerjaan.

Wirawan. (2016). Kinerja adalah keluaran yang dihasilkan oleh fungsi-fungsi atau indicator-indikator suatu pekerjaan atau suatu profesi dalam waktu tertentu.

Wursanto. (2014). Disiplin Kerja adalah suatu sikap ketaatan seseorang terhadap aturan yang atau ketentuan yang berlaku dalam organisasi.

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Zulkifli, Z., Zulfadil, Z., & Setiawan, D. (2026). The Effect of Occupational Safety and Health on Performance Through the Mediating Variable of Discipline on Employees of PT. Energi Mega Persada Bentu-Korinci Baru Limited. Indonesian Journal of Economics, Social, and Humanities, 8(3), 267–288. https://doi.org/10.31258/ijesh.8.3.267-288

Issue

Section

Articles